Sabtu, 12 Juli 2008

She

Di bawah ini ada dua lagu dengan judul yang sama dan nada yang serupa, bedanya hanya makna dari lirik ini...

Satu lagu dinyanyikan dalam bahasa Inggris dan satu lagi dalam bahasa korea...

Here it is........

She

she maybe the face i can't forget
a trace of pleasure or regret
maybe my treasure or the price i have to pay
she maybe the song that summer sings
maybe the chill that autumn brings
maybe a hundred different things
maybe the measure of a day

she maybe the beauty or the beast
maybe the famine or the feast
may turn each day into a heaven or a hell
she maybe the mirror of my dream
a smile reflected in a stream
she may not be what she may seem
inside her shell

she who always seems so happy in a crowd
who's eyes can be so private and so proud
no one's allowed to see them when they cry
she maybe the love that cannot last
may come from shadows of the past
that i remember until the day i die
she maybe the reason i survive
the why and wherefore i'm alive
the one i care for through the rough and rainy years
me, i make them all my souvenirs
for where she goes i've got to be
the meaning of my life is she


dan satu lagi : 

She

She, heureuneun bitjulgicheoreom
Aryeonhan geunyeoui hyanggi
Ijeul su eobneun geu sungan majuchinneun
Gin shiganeul jinachyeo on deut
Himeobneun naui eoggae-e
Salmyeoshi naeryeowa anneun
Geuryeoui ddaseuhan hyanggi

She bomcheoreom nunbushin nalgae
Naraoreuneun misoneun
Hanbeondo bonjeok eobseottdeon areumdaum
Neul ijeulsu eobge mandeuneun
Eocheolsu eobge mandeuneun
Sumkyejin bimilgwa gateun
O naui geunyeo

She haengbokhan useum dwie gamchwojin
Majimak nunmul naege boyeoyo
Gieokhaejwoyo naui sarangeul
She geunyeoneun amado naege
Salmui uimiga doe-eojun
Majimak sarang angyeojul dan hansaram
Neul ijeulsu eobge mandeuneun
Eocheolsu eobge mandeuneun
Sumgyeojin bimilgwa gateun
O naui hanappunin she
she

Lirik yang pertama menggambarkan arti kehadiran seorang perempuan, yang bisa jadi hadiah maupun musibah... Lirik yang kedua menggambarkan seseorang yang berterima kasih atas kehadiran seorang perempuan... So, kamu lebih milih yang mana?

Senin, 16 Juni 2008

Belajar Huruf Korea

Baru-baru ini gue ngerampungin lagi filem serial korea yang lumayan lama, Sassy Girl Choon Hyang. Sejak itu, gue agak ngidam korea. Dan gue mulai belajar korea dikit-dikit. Karena gue ga nemu tempat les korea yang terjangkau, akhirnya gue belajar sendiri dulu yang gue bisa, yaitu cara nulis n cara baca huruf korea. Belom banyak sih yang gue bisa, tapi lumayan lah... Walau baru itu yang gue bisa, gue udah bisa baca nama-nama korea, n tulisan korea lainnya, tapi tetep aja, gue blom banyak bisa tentang vocabulary-nya...

Huruf korea yang gue pelajari disebut hangeul (한글). Di korea, dikenal ada vowel dan consonant. Tapi ternyata agak berbeda dari yang kita pelajari. berikut ini adalah contoh vowel dan consonant di korea :

vowel / huruf vokal :


konsonan :


Nah, cara nulisnya pun bisa dibilang cukup sederhana. Misalnya menulis kata hangeul, kata ini dibentuk dari 2 suku kata yakni han & geul, sehingga penulisannya bisa seperti berikut :
han -- h (ᄒ) + a (ᅡ) + n (ㄴ) = han (한) dan g (ᄀ) + eu (ᅳ) + l (ㄹ) = geul (글).
Sehingga hangeul bisa ditulis : 한글. Cukup mudah kan?

Lalu gimana dengan sarang (love)? Sarang -- sa + rang -- sa (사) + rang (랑) = sarang (사랑).

Huruf ieung (ᄋ) diletakkan di depan aksara -- sebagai awalan untuk huruf vokal, namun diletakkan di akhir dan akan terbaca sebagai -ng.

Contoh :
아 : huruf vokal a -- 안 : an -- 앙 : ang -- kata-kata tsb diawali oleh huruf vokal, dan berlaku untuk semua vowel korea (a, i, u, e, o, eo, ae, ya, yi,yeo, wa, ui, wae, dll).
Tapi, kalo diawali dengan huruf konsonan, maka ditulis seperti biasa :
man (만), soong/sung (숭), mong (몽).
Nah, sekarang udah bisa dikit-dikit deh...

Segini dulu ah... Kapan-kapan dilanjutin lagi, kalo ga ditemenin ama nyamuk...

붕아 뒤자얀티

Hold Me Jesus

Well, sometimes my life
Just don't make sense at all
When the mountains look so big
And my faith just seems so small
 
So hold me Jesus, 'cause I'm shaking like a leaf
You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace

And I wake up in the night and feel the dark
It's so hot inside my soul
I swear there must be blisters on my heart

So hold me Jesus, 'cause I'm shaking like a leaf
You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace 

Surrender don't come natural to me
I'd rather fight You for something
I don't really want
Than to take what You give that I need
And I've beat my head against so many walls
Now I'm falling down, I'm falling on my knees

And this Salvation Army band
Is playing this hymn
And Your grace rings out so deep
It makes my resistance seem so thin

So hold me Jesus, 'cause I'm shaking like a leaf
You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace 

You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace


Yah, gini-gini kan gue masih inget ama pencipta gue...

Sabtu, 14 Juni 2008

Hanya Selingan... (2)

Imagine there's no heaven
It's easy if you try
No hell below us
Above us only sky
Imagine all the people
Living for today...

Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace...

You may say I'm a dreamer
But I'm not the only one
I hope someday you'll join us
And the world will be as one

Imagine no possessions
I wonder if you can
No need for greed or hunger
A brotherhood of man
Imagine all the people
Sharing all the world...

You may say I'm a dreamer
But I'm not the only one
I hope someday you'll join us
And the world will live as one

Mungkin lagu ini pas yah, buat kejadian yang tengah berlangsung di negara kita... Bukannya berarti John Lennon tuh atheis (And no religion too), tapi coba liat negara indonesia sekarang ini... Banyak-banyak berantem bukannya buat kebaikan malah ngerusak nama baik agama sendiri... Kok agama malah jadi bahan untuk berantem? Siapa sih yang kalian imani???

Jumat, 13 Juni 2008

There is No Secret Ingredient

Bagi yang udah nonton filem Kungfu Panda, pasti judul di atas udah ga mengherankan lagi, ya kan?

Kata-kata itu bermula pas si Panda menerima resep rahasia dari ayahnya yang lain dan tak bukan adalah seekor bebek (or angsa??) penjual mie. Namun kata-kata itu justru membuka jalan pikiran Panda mengenai gulungan kertas naga yang diberikan kepadanya. Isi gulungan kertas itu sangat mencengangkan. Isinya hanya benang-benang emas yang tersusun sedemikian rupa sehingga bisa menjadi cermin orang (i doubt it) yang memegangnya. Yap, selain itu ga ada tulisan apa-apa seperti yang dibayangkan orang-orang (i doubt it again).

Ternyata maksud dari gulungan itu mudah namun emang banyak orang ga melihatnya. Intinya mah there is no secret ingredient... Just look at yourself. Setelah berusaha maksimal, n then just be yourself... that's the key how to be great... Fiat Lux...

One Mom and Three Dads




Title
: 아빠셋 엄마하나 / One Mom and Three Dads
Also known as: Three Dads and a Mother
Genre: Romance
Episodes: 16
Broadcast network: KBS2
Broadcast period: 2008-Apr-02 to 2008-May
Air time: Wednesday & Thursdays 21:55 (9:55 Korean time)

Cast

Eugene -> Song Na Young
Jo Hyun Jae ->Han Soo Hyeon
Jae Hee ->Choi Kwang Hee
Shin Sung Rok ->Na Hwang Kyeong Tae
Kim Bin Woo ->Park Seo Yeon
Joo Sang Wook -> Jung Chan Young

One Mom Three Dads – Film serial asal Korea yang baru-baru ini mencapai episode terakhirnya dan memperoleh rating yang cukup tinggi. Film ini menceritakan Na Yeong (Eugene), seorang perempuan yang sangat menginginkan seorang anak dalam pernikahannya. Namun, Seong Min, suaminya menderita azoospermia, sehingga untuk mengabulkan permintaan istrinya, ia meminta tolong ketiga sahabat dekatnya, Soo Hyeon (Jo Hyung Jae), Kwang Hee (Jae Hee), dan Kyeong Tae (Shin Sung Rok); untuk membantunya, dengan cara mendonorkan sperma. Pada awalnya, teman-temannya menolak gagasan tersebut, namun karena Seong Min memiliki alasan yang kuat, akhirnya teman-temannya mau mendonorkan spermanya walau dengan berat hati. Suatu ketika Na Yeong berhasil mengandung, namun sayangnya suaminya meninggal dalam suatu kecelakaan, ketika usia kandungan Na Yeong masih muda. Hal ini membuat ketiga sahabatnya tidak bisa tinggal diam, akhirnya ketiga sahabat itu bersedia mengurus bayi dan ibunya. Namun pertanyaan yang muncul hingga akhir cerita : siapakah ayah sebenarnya dari bayi yang dikandung Na Yeong?

Dalam film ini, juga diceritakan bagaimana suka dan duka 3 orang pria (yang bahkan tidak berpikir untuk menikah pada usianya) dengan ke-khas-an masing-masing (broker yang perhitungan terutama soal uang, komikus yang suka ganti-ganti cewek, dan polisi yang ceroboh) harus mengurus sang bayi dan ibunya. Awalnya, mereka sangat terbebani; namun lama-kelamaan, semua itu menjadi bagian dari hidup mereka. Dan kehadiran sang bayi dan ibunya, akhirnya mampu mengubah kebiasaan ketiga pria tersebut menjadi lebih baik.

Mungkin kelihatannya seperti film yang menghabiskan 16 episodenya dengan wajah serius dan air mata bercucuran. Justru tidak begitu kenyataannya, film ini malah diwarnai dengan humor-humor yang tentunya menggelitik, membuat para penontonnya tidak akan merasa kecewa menonton serial ini, walaupun mungkin sudah ada beberapa yang langsung bisa menebak bagaimana ending-nya.

Amanat : cintai diri sendiri apa adanya

Before & After Plastic Surgery – Gue akui kalo gue emang telat nonton filem serial ini. Gue baru namatin serial ini waktu liburan setelah UAS. Filem ini terdiri dari 12 episode dan telah mengudara (emangnya pesawat terbang??) di Korea sejak awal Januari 2008 sampai dengan akhir Maret 2008. Kedokteran adalah tema utama dari film ini, tapi tetep ada bumbu lain dalam cerita-ceritanya. Setiap episode film ini, memiliki permasalahannya masing-masing, dan yang paling penting adalah setiap episodenya memiliki amanat cerita masing-masing. Tidak seperti banyak film yang belakangan muncul, yang hanya mengejar rating namun tidak mempunyai inti cerita (kayaknya ini sinetron Indonesia deh!!).

Film ini menceritakan perjuangan seorang dokter bernama Han Geon Su dalam mempertahankan klinik plastic surgery yang ditinggalkan oleh ayahnya ditambah dengan hutang kepada seorang lintah darat yang memungkinkan klinik tersebut berpindah tangan. Choi Yong Woo, seorang dokter yang sebelumnya belajar di Jerman dan pernah mengenal ayah Han Geon Su, ikut membantu mempertahankan klinik tersebut. Namun dua dokter ini memiliki idealisme yang berbeda sehingga menyebabkan mereka berdua selalu perang dingin. Belum lagi ditambah kehadiran Hong Gi Nam, seorang perawat muda yang ceroboh namun baik hati, di antara mereka berdua. Tetapi, berkat mereka juga, klinik tersebut akhirnya bisa ‘diselamatkan’.

Film ini juga menceritakan berbagai macam orang yang ingin melakukan operasi plastik dengan berbagai macam tujuan dan berbagai macam keadaan. Salah satu hal yang diceritakan di sini adalah seorang artis cantik yang sudah cukup sempurna kecantikannya, namun ia tetap tidak puas akan apa yang ia miliki, sampai suatu hari ia mengalami suatu kejadian yang membuatnya malu. Pada kasus ini, kita bisa melihat ke-adiktif-an seseorang terhadap operasi plastik menyebabkan munculnya salah satu sifat manusia yang tidak pernah puas.

After all, amanat yang dapat diambil dari seluruh episode film ini adalah… Bagaimanapun diri kita, baiknya kita menerima dan mencintai diri sendiri apa adanya. Operasi plastik dengan tujuan mempercantik diri sendiri tidaklah salah, namun jangan lakukan hal tersebut untuk orang lain, karena kecantikan luar tidak akan abadi selamanya. Mungkin ada beberapa hal yang mengharuskan seseorang berpenampilan menarik, namun tidak berarti penampilan yang tidak menarik tidak bisa apa-apa. Jadi bagi orang-orang yang selalu merasa tidak cantik dan down karena hal tersebut, coba deh nonton film ini… Lalu, cobalah mulai menyukai diri sendiri… Fiat Lux…

Jumat, 30 Mei 2008

hanya.... selingan....

Baru-baru ini, gue ngerampungin nonton beberapa film serial asia. Tujuan utamanya sih rileks sejenak di tengah-tengah masa UAS. Tujuan keduanya adalah mengarsip film-film yang bagus a.k.a. diburn ke dvd.

Salah satu film yang gue rampungin adalah film Sassy Girl Choon Hyang. Film ini adalah film drama korea ber-genre romance-comedy. Film cinta-cintaan dengan bumbu yang bikin ketawa. Film ini tergolong film lama, dirilis tahun 2005. Emang sih waktu pertama kali muncul di tipi, gue ikutin serial ini sampe minjem dvd temen. Dan sekarang, gue kaget ternyata masih ada orang yang mengarsip film ini di ftp-nya. So, dengan berbasis rasa rindu, gue donlot ke-17 seri film ini dan gue tonton lagi. Film ini masih se-fresh waktu pertama kali gue tonton, berhubung gue hampir lupa semua bagian dari film ini. Setelah sekian lama ga nonton film ini, nih film tetep bikin gue nangis plus ketawa dan juga teriak-teriak kesel bergantian (setelah sekian lama gue ga nangis gara-gara film). Oleh karena itu, dengan bangga, gue ngasih film ini award sebagai film serial asia yang paling gue suka (yeah, walopun ga ada yang untung dengan award yang gue berikan).

Setelah menghabiskan 2 malam ngerampungin film ini, muncul pikiran-pikiran. Bukan karena kurang tidur, tapi seperti memberi inspirasi (hakhakhakhak). Ada kata-kata yang muncul dalam film ini, "there are some things in the world i just cannot have" (maklum, subtitle-nya kan bahasa inggris), lalu gue berpikir... Mungkin itu yang harus gue terapkan dalam hidup gue. Untuk apa gue mengharapkan sesuatu yang sudah pergi (apalagi untuk waktu yang udah lama)? Karena emang ada sesuatu yang nggak bisa kita miliki. Kalo emang jodoh, someday someway, dia (well, tidak berarti harus manusia yah...) pasti balik lagi. Relain aja... Dengan gitu, kita pasti bisa memandang masa depan dengan lebih baik lagi... Karena ga harus nge-stuck di satu hal yang malah menjerumuskan kita...

Lalu gue berpikir hal lainnya.. Cinta.. Ga ada yang bisa mendeskripsikannya dengan sangat baik. Tapi gue berpikir, kalo cinta itu akan membawa kebaikan. Perasaan (atau 'hal') itu adalah semangat untuk memperbaiki diri sendiri dan orang lain yang bersangkutan. Mencintai seseorang berarti memiliki semangat untuk memperbaiki diri sendiri demi orang tersebut dan tentu saja mendorong seseorang itu yang bersangkutan ke arah yang positif juga. (Parameter "menjadi lebih baik" tentu saja berbeda untuk masing-masing orang.) Jadi, jika menjalani hubungan dengan seseorang, jangan takut untuk bertanya ke diri sendiri, apakah anda menjadi lebih baik dengan adanya hubungan tersebut? Jika ya, mungkin ada baiknya dilanjutkan, namun jika tidak, silakan pikirkan kembali hubungan, masa depan, dan sisa usia di dunia...

Semua itu hanya pemikiran pribadi, yang mungkin hanya akan berlangsung sementara atau bahasa kerennya "for a while". Tapi gue harap, bisa membantu gue berpikir kembali ketika permasalahan yang sama muncul lagi. And then, Fiat Lux...