Senin, 16 Juni 2008

Belajar Huruf Korea

Baru-baru ini gue ngerampungin lagi filem serial korea yang lumayan lama, Sassy Girl Choon Hyang. Sejak itu, gue agak ngidam korea. Dan gue mulai belajar korea dikit-dikit. Karena gue ga nemu tempat les korea yang terjangkau, akhirnya gue belajar sendiri dulu yang gue bisa, yaitu cara nulis n cara baca huruf korea. Belom banyak sih yang gue bisa, tapi lumayan lah... Walau baru itu yang gue bisa, gue udah bisa baca nama-nama korea, n tulisan korea lainnya, tapi tetep aja, gue blom banyak bisa tentang vocabulary-nya...

Huruf korea yang gue pelajari disebut hangeul (한글). Di korea, dikenal ada vowel dan consonant. Tapi ternyata agak berbeda dari yang kita pelajari. berikut ini adalah contoh vowel dan consonant di korea :

vowel / huruf vokal :


konsonan :


Nah, cara nulisnya pun bisa dibilang cukup sederhana. Misalnya menulis kata hangeul, kata ini dibentuk dari 2 suku kata yakni han & geul, sehingga penulisannya bisa seperti berikut :
han -- h (ᄒ) + a (ᅡ) + n (ㄴ) = han (한) dan g (ᄀ) + eu (ᅳ) + l (ㄹ) = geul (글).
Sehingga hangeul bisa ditulis : 한글. Cukup mudah kan?

Lalu gimana dengan sarang (love)? Sarang -- sa + rang -- sa (사) + rang (랑) = sarang (사랑).

Huruf ieung (ᄋ) diletakkan di depan aksara -- sebagai awalan untuk huruf vokal, namun diletakkan di akhir dan akan terbaca sebagai -ng.

Contoh :
아 : huruf vokal a -- 안 : an -- 앙 : ang -- kata-kata tsb diawali oleh huruf vokal, dan berlaku untuk semua vowel korea (a, i, u, e, o, eo, ae, ya, yi,yeo, wa, ui, wae, dll).
Tapi, kalo diawali dengan huruf konsonan, maka ditulis seperti biasa :
man (만), soong/sung (숭), mong (몽).
Nah, sekarang udah bisa dikit-dikit deh...

Segini dulu ah... Kapan-kapan dilanjutin lagi, kalo ga ditemenin ama nyamuk...

붕아 뒤자얀티

Hold Me Jesus

Well, sometimes my life
Just don't make sense at all
When the mountains look so big
And my faith just seems so small
 
So hold me Jesus, 'cause I'm shaking like a leaf
You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace

And I wake up in the night and feel the dark
It's so hot inside my soul
I swear there must be blisters on my heart

So hold me Jesus, 'cause I'm shaking like a leaf
You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace 

Surrender don't come natural to me
I'd rather fight You for something
I don't really want
Than to take what You give that I need
And I've beat my head against so many walls
Now I'm falling down, I'm falling on my knees

And this Salvation Army band
Is playing this hymn
And Your grace rings out so deep
It makes my resistance seem so thin

So hold me Jesus, 'cause I'm shaking like a leaf
You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace 

You have been King of my glory
Won't You be my Prince of Peace


Yah, gini-gini kan gue masih inget ama pencipta gue...

Sabtu, 14 Juni 2008

Hanya Selingan... (2)

Imagine there's no heaven
It's easy if you try
No hell below us
Above us only sky
Imagine all the people
Living for today...

Imagine there's no countries
It isn't hard to do
Nothing to kill or die for
And no religion too
Imagine all the people
Living life in peace...

You may say I'm a dreamer
But I'm not the only one
I hope someday you'll join us
And the world will be as one

Imagine no possessions
I wonder if you can
No need for greed or hunger
A brotherhood of man
Imagine all the people
Sharing all the world...

You may say I'm a dreamer
But I'm not the only one
I hope someday you'll join us
And the world will live as one

Mungkin lagu ini pas yah, buat kejadian yang tengah berlangsung di negara kita... Bukannya berarti John Lennon tuh atheis (And no religion too), tapi coba liat negara indonesia sekarang ini... Banyak-banyak berantem bukannya buat kebaikan malah ngerusak nama baik agama sendiri... Kok agama malah jadi bahan untuk berantem? Siapa sih yang kalian imani???

Jumat, 13 Juni 2008

There is No Secret Ingredient

Bagi yang udah nonton filem Kungfu Panda, pasti judul di atas udah ga mengherankan lagi, ya kan?

Kata-kata itu bermula pas si Panda menerima resep rahasia dari ayahnya yang lain dan tak bukan adalah seekor bebek (or angsa??) penjual mie. Namun kata-kata itu justru membuka jalan pikiran Panda mengenai gulungan kertas naga yang diberikan kepadanya. Isi gulungan kertas itu sangat mencengangkan. Isinya hanya benang-benang emas yang tersusun sedemikian rupa sehingga bisa menjadi cermin orang (i doubt it) yang memegangnya. Yap, selain itu ga ada tulisan apa-apa seperti yang dibayangkan orang-orang (i doubt it again).

Ternyata maksud dari gulungan itu mudah namun emang banyak orang ga melihatnya. Intinya mah there is no secret ingredient... Just look at yourself. Setelah berusaha maksimal, n then just be yourself... that's the key how to be great... Fiat Lux...

One Mom and Three Dads




Title
: 아빠셋 엄마하나 / One Mom and Three Dads
Also known as: Three Dads and a Mother
Genre: Romance
Episodes: 16
Broadcast network: KBS2
Broadcast period: 2008-Apr-02 to 2008-May
Air time: Wednesday & Thursdays 21:55 (9:55 Korean time)

Cast

Eugene -> Song Na Young
Jo Hyun Jae ->Han Soo Hyeon
Jae Hee ->Choi Kwang Hee
Shin Sung Rok ->Na Hwang Kyeong Tae
Kim Bin Woo ->Park Seo Yeon
Joo Sang Wook -> Jung Chan Young

One Mom Three Dads – Film serial asal Korea yang baru-baru ini mencapai episode terakhirnya dan memperoleh rating yang cukup tinggi. Film ini menceritakan Na Yeong (Eugene), seorang perempuan yang sangat menginginkan seorang anak dalam pernikahannya. Namun, Seong Min, suaminya menderita azoospermia, sehingga untuk mengabulkan permintaan istrinya, ia meminta tolong ketiga sahabat dekatnya, Soo Hyeon (Jo Hyung Jae), Kwang Hee (Jae Hee), dan Kyeong Tae (Shin Sung Rok); untuk membantunya, dengan cara mendonorkan sperma. Pada awalnya, teman-temannya menolak gagasan tersebut, namun karena Seong Min memiliki alasan yang kuat, akhirnya teman-temannya mau mendonorkan spermanya walau dengan berat hati. Suatu ketika Na Yeong berhasil mengandung, namun sayangnya suaminya meninggal dalam suatu kecelakaan, ketika usia kandungan Na Yeong masih muda. Hal ini membuat ketiga sahabatnya tidak bisa tinggal diam, akhirnya ketiga sahabat itu bersedia mengurus bayi dan ibunya. Namun pertanyaan yang muncul hingga akhir cerita : siapakah ayah sebenarnya dari bayi yang dikandung Na Yeong?

Dalam film ini, juga diceritakan bagaimana suka dan duka 3 orang pria (yang bahkan tidak berpikir untuk menikah pada usianya) dengan ke-khas-an masing-masing (broker yang perhitungan terutama soal uang, komikus yang suka ganti-ganti cewek, dan polisi yang ceroboh) harus mengurus sang bayi dan ibunya. Awalnya, mereka sangat terbebani; namun lama-kelamaan, semua itu menjadi bagian dari hidup mereka. Dan kehadiran sang bayi dan ibunya, akhirnya mampu mengubah kebiasaan ketiga pria tersebut menjadi lebih baik.

Mungkin kelihatannya seperti film yang menghabiskan 16 episodenya dengan wajah serius dan air mata bercucuran. Justru tidak begitu kenyataannya, film ini malah diwarnai dengan humor-humor yang tentunya menggelitik, membuat para penontonnya tidak akan merasa kecewa menonton serial ini, walaupun mungkin sudah ada beberapa yang langsung bisa menebak bagaimana ending-nya.

Amanat : cintai diri sendiri apa adanya

Before & After Plastic Surgery – Gue akui kalo gue emang telat nonton filem serial ini. Gue baru namatin serial ini waktu liburan setelah UAS. Filem ini terdiri dari 12 episode dan telah mengudara (emangnya pesawat terbang??) di Korea sejak awal Januari 2008 sampai dengan akhir Maret 2008. Kedokteran adalah tema utama dari film ini, tapi tetep ada bumbu lain dalam cerita-ceritanya. Setiap episode film ini, memiliki permasalahannya masing-masing, dan yang paling penting adalah setiap episodenya memiliki amanat cerita masing-masing. Tidak seperti banyak film yang belakangan muncul, yang hanya mengejar rating namun tidak mempunyai inti cerita (kayaknya ini sinetron Indonesia deh!!).

Film ini menceritakan perjuangan seorang dokter bernama Han Geon Su dalam mempertahankan klinik plastic surgery yang ditinggalkan oleh ayahnya ditambah dengan hutang kepada seorang lintah darat yang memungkinkan klinik tersebut berpindah tangan. Choi Yong Woo, seorang dokter yang sebelumnya belajar di Jerman dan pernah mengenal ayah Han Geon Su, ikut membantu mempertahankan klinik tersebut. Namun dua dokter ini memiliki idealisme yang berbeda sehingga menyebabkan mereka berdua selalu perang dingin. Belum lagi ditambah kehadiran Hong Gi Nam, seorang perawat muda yang ceroboh namun baik hati, di antara mereka berdua. Tetapi, berkat mereka juga, klinik tersebut akhirnya bisa ‘diselamatkan’.

Film ini juga menceritakan berbagai macam orang yang ingin melakukan operasi plastik dengan berbagai macam tujuan dan berbagai macam keadaan. Salah satu hal yang diceritakan di sini adalah seorang artis cantik yang sudah cukup sempurna kecantikannya, namun ia tetap tidak puas akan apa yang ia miliki, sampai suatu hari ia mengalami suatu kejadian yang membuatnya malu. Pada kasus ini, kita bisa melihat ke-adiktif-an seseorang terhadap operasi plastik menyebabkan munculnya salah satu sifat manusia yang tidak pernah puas.

After all, amanat yang dapat diambil dari seluruh episode film ini adalah… Bagaimanapun diri kita, baiknya kita menerima dan mencintai diri sendiri apa adanya. Operasi plastik dengan tujuan mempercantik diri sendiri tidaklah salah, namun jangan lakukan hal tersebut untuk orang lain, karena kecantikan luar tidak akan abadi selamanya. Mungkin ada beberapa hal yang mengharuskan seseorang berpenampilan menarik, namun tidak berarti penampilan yang tidak menarik tidak bisa apa-apa. Jadi bagi orang-orang yang selalu merasa tidak cantik dan down karena hal tersebut, coba deh nonton film ini… Lalu, cobalah mulai menyukai diri sendiri… Fiat Lux…